Teknik Geothermal

Magister Teknik  Geothermal

Latar Belakang

Keterbatasan sumber daya manusia dalam bidang panas bumi/ geothermal dan  teknologi yang digunakan pada saat ini cenderung menjadi permasalahan erat  kaitannya dengan kurangnya penyiapan tenaga profesional dalam bidang ini sehingga  dianggap perlu untuk melakukan pendidikan, penelitian, pengembangan dan  penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi  dalam bidang ini  secara intensif untuk mendukung ketersedian energi nasional. Hal ini juga menjadi perhatian khusus  Kementerian Riset dan Teknologi Republik Indonesia. Dalam Buku Putih Indonesia 2005-2025 Kementerian Riset dan Teknologi Republik Indonesia, bidang energi menjadi salah  satu fokus dalam pembangunan Iptek sebagai kebijakan strategis rencana jangka  menengah dan panjang untuk mendukung ketersedian energi nasional. Dalam buku  terserbut diharapkan seluruh pihak yang berkepentingan seperti pemerintah, swasta,  perguruan tinggi, maupun lembaga penelitian dan pengembangan dapat mendukung  kebijakan strategis tersebut dengan menjadikannya sebagai kebijakan masing-masing  institusi untuk menjaga keamanan ketersedian energi nasional.

Perguruan tinggi sebagai salah satu pilar utama pendidikan, diharapkan mampu  membangun sumber daya manusia yang mampu dan cakap dalam pengembangan ilmu  pengetahuan dan teknologi. Perkembangan  ilmu pengetahuan dan teknologi kiranya  dapat disikapi dengan baik, sehingga   kesenjangan antara negara maju dan negara  berkembang seperti Indonesia tidak semakin besar. Perkembangan keilmuan dan  teknologi panas bumi / geothermal yang saat ini masih dianggap hal baru dan  melibatkan multi-disiplin ilmu di Indonesia dirasa masih belum optimal, perlu adanya  langkah nyata untuk menuju kearah yang lebih baik. Pendidikan tinggi khususnya  program magister diharapkan dapat mengakomodasi kebutuhan secara akademik  pendidikan formal bidang panas bumi / geothermal dikarenakan kekhususannya dan  lintas disiplin bidang keilmuan.

Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) sebagai salah satu perguruan tinggi yang  berkonsentrasi pada pengembangan ilmu pengetahuan yang berbasis teknologi perlu  kiranya berperan aktif dalam pengembangan keilmuan dan teknologi panas bumi/ geothermal di Indonesia, sebagai salah satu langkah nyata perlu diselenggarakannya  pendidikan formal yang khusus pada bidang panas bumi / geothermal ini. Karena  bidang panas bumi / geothermal ini merupakan bidang yang aplikatif dan lebih spesifik  pada lingkup tertentu, dan melibatkan lintas disiplin ilmu,  pendidikan formal dalam  bidang panas bumi/ geothermal akan diselenggarakan pada jenjang S2 atau tingkat  magister.

Jalur pendidikan pendidikan formal bidang panas bumi / geothermal sebagai salah satu  langkah awal dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan tek nologi niscaya mampu  menyediakan sumber daya manusia yang cakap dan mumpuni dalam bidang ini,  sehingga ketersedian tenaga profesional yang dibutuhkan dalam industri panas bumi/  geothermal kedepan mampu tercukupi dengan baik.

Tujuan dan Manfaat Program

  1. Menyelenggarakan pendidikan yang dapat mengembangkan kemampuan mahasiswa, sehingga menghasilkan lulusan yang berbudi luhur, unggul dalam pengetahuan dan ketrampilan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni, berkepribadian mantap dan mandiri,mempunyai kemampuan profesional dan etika profesi, memiliki integritas dan tanggung jawab yang tinggi.
  2. Menghasilkan lulusan yang mempunyai kemampuan untuk mengaplikasikan dan engembangkan diri, serta mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
  3. Mensinergikan kompetensi bidang ilmu dan teknologi energi baru dan terbarukan sehingga menghasilkan karya nyata yang relevan dan berkualitas tinggi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi bagi kebutuhan pembangunan nasional.
  4. Mengembangkan sistem jejaring dengan lembaga mitra yang dilandasi etika akademik, manfaat, dan saling menguntungkan.
  5. Menumbuh kembangkan suasana akademik yang kondusif, serta menjunjung tinggi tata nilai moral akademik dalam usaha membentuk masyarakat kampus yang dinamis dan harmonis.
  6. Menjadikan Prodi Magister Teknik Geothermal sebagai pusat pengembangan industri dan pengelolaan sumber daya alam baru dan terbarukan yang berkelanjutan

Kompetensi & Bidang Minat

Kompetensi yang akan dibangun dalam Prodi  Magister Teknik  Geothermal  ITS, memiliki ragam kompetensi yang spesifik sesuai dengan cakupan teknik dan keilmuan yang  dipilih sesuai bidang peminatan.  Secara umum bidang kompetensi dan peminatan dibagi menjadi 3 kelompok bidang keahlian sesuai dengan bidang keilmuan yang dibutuhkan pada pengembangan industri panas bumi/ geothermal yaitu bidang eksplorasi, produksi dan rekayasa atau engineering. Lulusan dari Prodi  Magister  Teknik Geothermal  akan  memperoleh gelar dengan sebutan Magister Teknik (MT).

Program studi Magister  Teknik  Geothermal  bertujuan untuk menyiapkan lulusan yang  memiliki kemampuan komprehensif dalam penyusunan konsep riset, perancangan, manajemen, produksi dan komersialisasi  serta aplikasi  dalam bidang  panas bumi/ geothermal  yang terkait di dalamnya dari ilmu dasar, dan terapan secara operasional baik sebagai suatu disiplin akademik maupun profesional dalam lingkup masyarakat  yang lebih luas secara komprehensif. Lulusan Program Studi ini diharapkan memiliki  kemampuan yang memadai pada setiap bidang dan proses kreatif yang terkandung di dalamnya.