Teknik Geofisika

Magister Teknik Geofisika

Latar Belakang
Pengembangan kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia merupakan salah satu faktor penting yang menentukan mampu atau tidaknya bangsa Indonesia membangun masa depannya. Mengingat besarnya kekayaan alam Indoensia, khususnya sumber daya energi, mineral, dan air, yang merupakan andalan dalam melaksanakan pembangunan nasional maka pengembangan kemampuan SDM dalam bidang eksplorasi sumber daya energi, mineral dan air merupakan suatu hal yang selayaknya dilakukan. Kebutuhan akan tenaga profesional dalam bidang ini telah menjadi perhatian Program Studi Magister Teknik Geomatika (PSMTG) dan Program Studi Teknik Geofisika (PSTG) ITS.
ITS selama ini telah menjadi salah satu Resource University bagi beberapa perguruan tinggi di Indonesia sehingga keberadaan program magister Teknik Geofisika di ITS dapat menunjang peranan tersebut. ITS secara mandiri telah menyelenggarakan pendidikan magister sejak tahun 1993/1994. Dengan pengalaman tersebut maka Program Pascasarjana ITS dalam mengelola pendidikan tingkat lanjut akan dapat membantu kelancaran managemen dan administrasi pendidikan di Program magister Teknik Geofisika ITS. Secara internal, sumber daya pengajar untuk program Magister Teknik Geofisika terdiri dari 7 staf berkualifikasi S3/Doktor (1 staf Guru Besar) dan 4 staf berkualifikasi S2/Master (lihat Tabel 2). Staf yang berkualifikasi S3/Doktor telah mampu mendapatkan penghargaan penelitian melalui kompetensi nasional dan kompetensi lokal yang didanai oleh ITS. Jumlah beban mengajar masing-masing dosen yang berkualifikasi untuk mengelola program studi magister Teknik Geofisika relatif sedikit, karena itu penambahan beban mengajar pada program studi magister Teknik Geofisika tidak mengganggu program studi yang ada. Dengan SDM dan kondisi di atas serta ditunjang oleh telah dibentuknya laboratorium penelitian, program studi teknik Geofisika menunjukkan kesiapannya dalam melaksanakan program magister.
Laboratorium yang baru terbentuk dan fasilitas laboratorium penelitian yang belum sepenuhnya independent sehingga untuk beberapa jenis penelitian masih harus menggunakan fasilitas penelitian yang ada di Universitas dan lembaga penelitian lain merupakan kelemahan atas usulan terbentuknya program studi magister Teknik Geofisika. Kelemahan tersebut telah diantisipasi dengan peningkatan kerjasama penelitian (jejaring penelitian) antara staf pengajar dengan institusi luar dan industri. Interaksi yang insentif antara pendidikan tinggi dan industri serta pemerintah sebagai pemegang kebijakan akan dijadikan landasan dalam perbaikan yang terus menerus dalam hal pengelolaan program maupun materi pembelajaran.
Selain kelemahan yang telah diantisipasi dalam pembentukan program studi magister Teknik Geofisika, beberapa ancaman (Threat) juga muncul, yakni: (a) kebutuhan pasar global dalam bidang penelitian dan pendidikan lanjut, khususnya tenaga profesional Teknik Geofisika, (b) persaingan dengan program magister Teknik Geofisika di negara-negara tetangga yang menyediakan beasiswa untuk putra terbaik Indonesia dan (c) adanya industrialisasi pendidikan di negara-negara tetangga dan negara maju. Sebagai konsekuensi dari ancaman tersebut, program studi magister Teknik Geofisika memiliki kesempatan untuk mengisi pasar kerja di sektor kebumian sekaligus menghadapi persaingan yang ketat dengan ahli geofisika lainnya, tidak hanya dari Asia namun juga dari seluruh belahan dunia. Dengan demikian, ini merupakan tanggung jawab program studi magister Teknik Geofisika ITS untuk mempersiapkan lulusannya agar memiliki kemampuan untuk bersaing melewati pasar internasional. Lulusan yang diharapkan adalah lulusan yang memiliki kemampuan memadai dalam aspek teknik maupun aspek non teknik seperti lingkungan, manajemen, leadership, komunikasi, sosial dan budaya sehingga mampu menjalankan pekerjaannya di industri nasional maupun multinasional yang cakupan operasionalnya semakin hari semakin kompleks.

Tujuan dan Manfaat Program
PSMTG minat bidang Teknik Geofisika bertujuan menghasilkan magister Teknik Geofika yang mampu:
 Berpikir kreatif dan menunjukkan kemampuan untuk menggagas dan memvalidasi hipotesis baru, deskripsi masalah baru, dan metode baru untuk menganalisis data geofisika.
 Menjadi eksperimentalis yang baik dan menunjukkan kemampuan untuk merancang dan melaksanakan survei lapangan geofisika atau eksperimen laboratorium serta memastikan data yang tercatat mempunyai kualitas yang baik.
 Memiliki kualitas dasar kepemimpinan, mengetahui pentingnya mengambil risiko, dan mampu membuat penilaian yang baik tentang tingkat risiko yang sepadan dengan pengetahuan, pengalaman, dan kemungkinan kegagalan dalam eksplorasi Geofisika.
 Dapat berkomunikasi konsep-konsep ilmiah, masalah dan solusi efektif secara lisan dan tertulis.
Dengan kata lain, tujuan umum PSMTG minat bidang Teknik Geofisika adalah untuk menghasilkan magister teknik geofisika yang mampu untuk melaksanakan penelitian, pendidikan dan menyelesaikan masalah-masalah praktis di lapangan.
Adapun keluaran yang diharapkan dari program ini baik secara langsung maupun tidak langsung, akan memperkuat suasana akademik bagi pendidikan S-1 dan S-2 di ITS khususnya di jurusan Teknik Geofisika dan PSMTG. Dalam jangka panjang hal tersebut akan meningkatkan upaya pencapaian misi pendidikan tinggi.

Bidang Minat & Kompetensi
Geofisika mempunyai spektrum yang luas, mulai dari kemampuannya untuk mengetahui struktur dalam bumi secara global (global geophysics) yang mengarah kepada pengembangan ilmunya sendiri, dan yang lebih terarah pada penerapan dari hasil pengembangan ilmunya. Yang terakhir, sesuai dengan tuntutan pasar dan perkembangan ilmu-ilmu lainnya yang berkaitan dengan bumi; seperti pertambangan, minyak dan gas bumi, panas bumi (geothermal), teknik sipil, pengembangan wilayah dan lingkungan, Geofisika telah dengan sigap berkembang kearah Geofisika Eksplorasi, Lingkungan dan geofisika teknik (exploration, environment and engineering geophysics).

Program Magister (S2) bidang minat Teknik Geofisika ITS menyelenggarakan pendidikan tinggi untuk menyiapkan sumberdaya manusia dengan kualifikasi penguasaan kompetensi praktis, penelitian dan pendidikan bidang ilmu Teknik Geofisika yang kuat dan mendalam, serta mampu menganalisis dan memecahkan berbagai masalah praktis di lapangan terkait dengan ekplorasi, lingkungan dan permasalahan geoteknik secara integral dan berkepribadian yang baik, serta mampu melakukan inovasi baru.
Dalam mencapai tujuan/kompetensi pendidikan magister di atas, mahasiswa dapat memilih bidang penelitian sesuai dengan minat mereka. Bidang-bidang penelitian yang ditawarkan oleh PSMTG bidang minat Teknik Geofisika adalah:
a. Geofisika Eksplorasi (Exploration geophysics)
Kelompok penelitian geofisika eksplorasi melakukan pengukuran dan kajian yang secara esensial untuk mendeteksi, delineasi dan pengembangan minyak dan gas bumi, cadangan mineral (logam dan non logam) serta sumber daya air bawah tanah.
b. Geofisika Teknik (Engineering geophysics)
Kelompok penelitian geofisika teknik melakukan kajian/karakterisasi bawah permukaan dangkal untuk keperluan teknik sipil, kajian degradasi lingkungan dan mitigasi bencana.